Menikah Karena Cinta?
@ccwedinginvitation |
Mayoritas pasangan yang menikah akan mengatakan mereka menikah
karena saling mencintai. menikah mengatakan cinta adalah fondasi utama dari
pernikahan. Hasil ini mendukung semua mayortas peria dan wanita tidak akan
menikah jika satu sama lain tidak mencintai pasangan nya, padahal pria jika
sudah bersedia untuk menikah dengan seseorangan perempuan yang tepay sekalipun
tidak cinta dalam artian mencintai sepihak kalo jaman sekarang mah. Dan ini
menandakan bahwa manusia semakin kesini semakin memandang cinta romantic sebagai
alasan utam untuk menikah. Tetapi di jaman dimana pasangan memeliki kebebasan
untuk menentukan pasangan dan menikah karena cinta, dimana angka penceraian di
jaman sekarang meningkat oleh karna tidak saling menncintai. Dan oleh karena itu apakah menikah karena
cint adalah keputusan tepat ?. disisni ada satu alasan yaitu Alasan
Cinta Romantis Tidak Bertahan yang
berkata “cinta saja tidak mampu menolong pasangan menghadapi tentang dalam
pernikahan.” Masa kini untuk menentang pernikhan tradisi yang tidak berdasarkan
cinta justru menjadi alsana mengapa menjadi alasan karna menikah karena cinta
itu gagal. Jika seseorang menikah itu hanya karna cinta, maka jika perasaan
vinta itu hilang landasan pernikahan itu juga ikut hilang. Oleh karena itu
tidak mengherankan jika pernikahan yang hanya berdasarkan cinta banyal menemui
ke gagala.
Cinta romantis memang membuat hidup menjadi indah. Mereka yang sedang jatuh cinta bisa merasakan jantung berdebar debar, pikiran yang tidak bisa berhenti memikirkan kekasih, perasaan bahwa segala sesuatu selain kekasih tidak berarti. Banyak film dan lagu yang menggambarkan hal ini dan banyak orang terbius karena dalam berbagai media ini digambarkan indahnya cinta romantis dan cinta seperti ini bisa terus bertahan. Jika cinta romantis ini dapat mengharu biru perasaan manusia, lalu mengapa cinta romantis tidak dapat menjadi fondasi utama pernikahan? Salah satu jawabannya adalah karena cinta romantis tidak dapat bertahan lama. Alasan mengapa cinta romantis tidak dapat bertahan lama dapat dilihat dari faktor-faktor yang mempengaruhi cinta romantis yaitu : fantasi, kebaruan, dan gairah.
Fantasi meningkatkan cinta romantis. Di awal hubungan pasangan
masih belum terlalu mengenal pasangannya dan juga masih terbutakan oleh cinta,
sehingga fantasi mereka tentang pasangan dan hubungan mereka masih tinggi.
Seiring dengan berjalannya waktu, pasangan juga semakin mengenal satu sama lain
sehingga sedikit demi sedikit mereka semakin menyadari realitas yang
sesungguhnya. Dengan semakin dapat melihat realitas, fantasi juga semakin
menurun. Hal ini berarti fantasi menurun seiring dengan berjalannya waktu.
Kebaruan juga membuat cinta semakin hidup dan berenergi. Manusia selalu
tertarik dengan hal hal yang baru, demikian pula halnya dengan cinta. Ketika
pasangan baru menjalin hubungan, banyak hal-hal baru yang mengejutkan dan dapat
membuat cinta mereka semakin berkobar. Dengan berjalannya waktu, pasangan sudah
saling mengenal dan semakin sedikit hal-hal baru yang dijumpai. Oleh karena itu
cinta juga dapat meredup. Hal yang sama juga terjadi pada gairah. Gairah berhubungan
dengan kadar dopamine yang dihasilkan otak. Diawal relasi,
otak memproduksi dopamine dalam jumlah yang banyak. Namum
produksi dopamine ini menurun setelah pasangan semakin
saling mengenal. Oleh karena itu gairah juga menurun seiring dengan berjalannya
waktu.
Mengingat tiga faktor yang mempengaruhi cinta romantis menurun dengan berjalannya waktu, tidak mengherankan jika cinta romantis tidak bisa bertahan lama. Setelah beberapa saat yang biasanya antara 18 -36 bulan, seiring dengan menurunnya fantasi, kebaruan, dan gairah maka pasangan yang sedang jatuh cinta itu mulai menyadari realita sesungguhnya. Mereka mulai bisa menyadari bahwa pasangannya adalah manusia biasa yang mempunyai kelemahan. Kekecewaan demi kekecewaan mulai dirasakan. Jika hal ini dibiarkan maka hubungan mereka akan berakhir seiring dengan pudarnya cinta romantis.
Dan ada Karakter penentu nya adalah Untuk mempertahankan hubungan setelah cinta romantis ini
memudar, diperlukan keahlian lain dari pasangan tersebut, seperti kemampuan
untuk berkompromi dan memaafkan. Berkompromi yang dimaksudkan adalah tidak
hanya memperhatikan kepentingan diri sendiri tapi juga memperhatikan
kepentingan pasangan. Mencoba mencari jalan tengah di tengah berbagai perbedaan
pendapat, keinginan, dan tingkah laku. Di pihak lain kemauan untuk memaafkan
juga sangat diperlukan. Dalam relasi dari dua orang yang tidak sempurna dan
hidup di dunia yang juga tidak sempurna, perselisihan dan sakit hati tidak
mungkin terhindarkan. Oleh karena itu tanpa adanya kemauan memaafkan, akan membuat
sakit hati semakin bertumpuk hingga akhirnya membuat relasi sepasang kekasih
berakhir.
Penjelasan di atas adalah bahwa sekalipun banyak pasangan memulai hubungannya dengan cinta romantis yang memabukkan, tapi bukan cinta romantis yang dapat membuat hubungan sepasang kekasih bertahan lama. Karakter dari sepasang kekasihlah yang menentukan apakah hubungan mereka dapat bertahan atau tidak. Jika mereka mempunyai karakter yang baik yang antara lain ditandai dengan kemampuan untuk berkompromi dan memaafkan, besar kemungkinan hubungan mereka akan tetap harmonis.
Semangat buat yang mau menikah jangan lupa
jika kalian mau menikah untuk memesan undangan pernikah nya di @ccwedinginvitation ygy loveyou !!
Komentar
Posting Komentar